Friday, May 25, 2012

Install OpenVPN di VPS

Cek terlebih dahulu apakah VPS atau server anda mendukung dev/tun dg cara berikut:
# ls -al /dev/net/tun
crw------- 1 root root 10, 200 2009-08-01 01:45 /dev/net/tun
Install and build paket yang dibutuhkan :
#yum install gcc rpm-build autoconf.noarch zlib-devel pam-devel openssl-devel make -y
Download paket yang diperlukan :
#wget http://openvpn.net/release/openvpn-2.0.9.tar.gz
#wget http://openvpn.net/release/lzo-1.08-4.rf.src.rpm
Install paket yang telah didownload dengan cara berikut :
#rpmbuild --rebuild lzo-1.08-4.rf.src.rpm
#rpm -Uvh /usr/src/redhat/RPMS/i386/lzo-*.rpm
#rpmbuild -tb openvpn-2.0.9.tar.gz
#rpm -Uvh /usr/src/redhat/RPMS/i386/openvpn-2.0.9-1.i386.rpm
apabila mesinnya menggunakan 64bit maka direktorinya biasanya: /usr/src/redhat/RPMS/x86_64/
Sekarang kita copy file konfigurasi nya menuju folder /etc/openvpn
#cp -r /usr/share/doc/openvpn-2.0.9/easy-rsa/ /etc/openvpn/
Building certificate (membuat sertifikat), masuk direktori /etc/openvpn/easy-rsa/2.0
#cd /etc/openvpn/easy-rsa/2.0
#source ./vars
#./vars
#./clean-all
#./build-ca
akan muncul tulisan2 aneh seperti ini:
Generating a 1024 bit RSA private key
………………………++++++
…………………….++++++
writing new private key to ‘ca.key’
—–
You are about to be asked to enter information that will be incorporatedinto your certificate request.What you are about to enter is what is called a Distinguished Name or a DN.There are quite a few fields but you can leave some blankFor some fields there will be a default value,If you enter ‘.’, the field will be left blank.—–
Country Name (2 letter code) [KG]:
State or Province Name (full name) [NA]:
Locality Name (eg, city) [BISHKEK]:
Organization Name (eg, company) [OpenVPN-TEST]:
Organizational Unit Name (eg, section) []:
Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []:
OpenVPN-CAEmail Address [me@myhost.mydomain]:
Kalau tdk mau repot tekan enter saja.
Build key server
#./build-key-server server
Akan keluar tulisan2 seperti yang diatas, yg perlu diisi hanya pada “Common Name”, di sini masukkan kata: server
Build Diffie Hellman
#./build-dh
Build certificate untuk client:
#./build-key vpnhome
Akan keluar tulisan2 seperti yang diatas, yg perlu diisi hanya pada “Common Name”, di sini masukkan kata: vpnhome
Sekarang copy sertifikat2 tersebut ke /etc/openvpn/keys
#cp /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/keys /etc/openvpn/keys -R
bikin file server.conf dan letakkan di /etc/openvpn , isi dengan baris berikut :
# nano /etc/openvpn/server.conf
Copas konfigyrasi berikut:
local 74.208.x.x #-- sesuaikan dengan IP server anda
port 9999 #-- port yang dibuka
proto udp #-- pilih udp atau TCP , klo TCP bisa under proxy
dev tun 
ca keys/ca.crt #-- lokasi sertifikat ca.crt
cert keys/server.crt #-- lokasi sertifikat server.crt
key keys/server.key #-- lokasi server.key
dh keys/dh1024.pem #-- lokasi dh1024.pem
server 10.8.0.0 255.255.255.0 #-- alokasi nomer IP client/server
ifconfig-pool-persist ipp.txt #-- supaya alokasi IP client tdk berubah2
push "redirect-gateway def1" #-- supaya gateway koneksi berubah ke server
push "dhcp-option DNS 4.2.2.1" #-- untuk merubah DNS
push "dhcp-option DNS 4.2.2.2" #-- sama kayak atas
keepalive 5 30 
comp-lzo #-- sistem kompresi (wajib aktif di client maupun di server)
persist-key 
persist-tun 
status server-tcp.log
verb 3

Server siap dijalankan, dengan command sbb:
#service openvpn start
atau
#openvpn /etc/openvpn/server.conf
Ok sekarang openVPN server sudah siap , sekarang tinggal bagaimana caranya supaya client dapat menikmasti koneksi seakan-akan direct connection. Yang kita akan lakukan adalah setting firewall :
1. Enabling packet forwarding dengan command:
#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
2. Edit NAT table untuk MASQUERADING
Command berikut khusus untuk server Dedicated saja:
#iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.8.0.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
Sedangkan untuk VPS (openvz), command nya adalah sbb:
#iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.8.0.0/24 -o venet0 -j SNAT --to 74.208.x.x
IP disesuaikan dengan IP venet0 di VPS anda.

Wednesday, May 23, 2012

VHOST Untuk Multiple Domain

Pada artikel yang lama tentang merubah pc menjadi dedicated server vps web hosting dengan speedy disitu tidak saya jelaskan bagaimana caranya jika kita ingin host multiple domain name pada 1 (satu) IP publik menggunakan XAMPP. Karena jujur saja pada saat itu saya sangat tidak suka melihat orang berjualan sesuatu dengan memanfaatkan buah/ide pemikiran orang lain. Mengingat waktu sudah lama berlalu dan saya ingin sekali membuang “sampah” di blog ini maka pada artikel pendek ini akan saya jelaskan dengan terperinci bagaimana caranya meng-host-kan beberapa domain pada 1 (satu) IP publik.
Seperti pada artikel yang lama percobaan saya lakukan pada domain registrar name.com dengan memanfaatkan fitus DNS manajemen yang mereka sediakan gratis. Pada artikel yang lama kita sudah tau bagaimana caranya membuat sebuah record dns A (alias) untuk melakukan pointing nama domain kita menuju IP publik milik kita seperti contoh:

Pertanyaannya adalah bagaimana jika kita ingin host lebih dari satu nama domain (
biasanya kesibukan pada penjual hosting
) pada satu IP publik ????

Kalau berdasarkan logika umum jika kita melakukan pointing domainA, domainB dan domainC pada satu IP publik maka semua hasilnya akan sama pada domainA, domainB maupun domainC. Sebuah masalah? saya rasa tidak ada beberapa orang yang mungkin uangnya lebih akan langsung membeli IP publik tambahan untuk menyelesaikan masalah ini.

Untuk anda yang tidak mau keluar biaya berlebih sebenarnya ada sebuah fitur yang namanya virtual host atau biasa disingkat VHOST yang bisa menyelesaikan persoalan diatas. Sangat mudah dan simple berdasarkan logika namun sayangnya dokumentasi akan hal ini pada situs XAMPP tidak saya temukan, yang saya temukan adalah dokumentasi virtual host pada area lokal.


Langsung saja kita mulai, saya asumsikan kalian sudah memiliki (anggap saja 3 yaitu domainA, domainB dan domainC) nama domain, kemudian kalian sudah memiliki 1 IP publik (anggap saja sebagai contoh 1.2.3.4) dan juga sudah menginstall XAMPP.

Langkah pertama
Pointing ketiga nama domain anda (domainA, domainB, dan domainC) menuju ke IP publik anda (1.2.3.4), bagaimana caranya? buatlah sebuah DNS record A (Alias). Kemudian tunggu 1-3 hari sampai DNS propagation menyebar ke seluruh dunia. Jika DNS sudah menyebar maka lanjut menuju langkah kedua.

Langkah kedua 
  1. Jika komputer anda yang terinstall XAMPP menggunakan firewall aktif dan terhubung langsung ke internet maka anda perlu membuka port 80 dan 21 (untuk HTTP dan FTP).
  2. Jika anda dibelakang modem/router dan komputer anda tidak menggunakan firewall maka anda harus melakukan port forwarding IP publik untuk port 80 dan 21 menuju IP lokal anda.
  3. Jika anda dibelakang router dan menggunakan firewall kedua aturan diatas harus anda ikuti.
Bingung? jangan dibuat bingung! ada contohnya port forwarding dan exception firewall. Setelah selesai lanjut ke langkah ketiga.

Langkah ketiga
Buka file httpd-vhost.conf (pada folder apache\conf\extra) kemudian mulai mengatur virtual host untuk tiap nama domain. Perlu diketahui pada bagian inilah ada sesuatu yang sangat penting dan tidak didokumentasikan oleh XAMPP.
Untuk vhost yang berfungsi dengan benar anda memerlukan kode ini pada halaman paling atas dari konfigurasi vhost yaitu “NameVirtualHost *:80” (tanpa qoute). Jadi bagaimana penulisannya pada file httpd-vhost.conf?
NameVirtualHost *:80
<VirtualHost *:80>
ServerName domainA
ServerAlias domainA *.domainA
ServerAdmin admin@domainA
DocumentRoot “C:/xampp/htdocs/domainA”
<Directory “C:/xampp/htdocs/domainA”>
Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost>
<VirtualHost *:80>
ServerName domainB
ServerAlias domainB *.domainB
ServerAdmin admin@domainB
DocumentRoot “C:/xampp/htdocs/domainB”
<Directory “C:/xampp/htdocs/domainB”>
Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost>
<VirtualHost *:80>
ServerName domainC
ServerAlias domainC *.domainC
ServerAdmin admin@domainC
DocumentRoot “C:/xampp/htdocs/domainC”
<Directory “C:/xampp/htdocs/domainC”>
Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost>
Pada contoh vhost diatas saya mengarahkan nama domain “domainA” menuju folder “htdocs\domainA” dan begitu seterusnya. Jika ada banyak pertanyaan tentang bagaimana melakukan host multiple domain pada satu IP publik inilah jawaban yang tepat dan benar, tapi tidak pernah didokumentasikan (
emtah mengapa
).
Setelah langkah ketiga selesai sebenarnya semua sudah selesai… maka kiranya inilah saatnya saya mengucapkan slogan maut saya ha ha ha…
SALAM GOBLOG! :m039 

Sumber: http://id.istanto.net/2012/02/07/vhost-untuk-multiple-domain/

Thursday, May 17, 2012

Mengenal Seluk Beluk Ban Mobil dan Motor


Kontribusi dari Hendro Buditjahjono (Spinner-Community)
Ban adalah bagian terpenting dari sebuah kendaraan bermotor karena ban satu-satunya bagian dari kendaraan bermotor yang mempunyai kontak langsung dengan jalan. Walaupun merupakan faktor terpenting pada sebuah kendaraan bermotor, namun banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikannya, baik yang karena alasan ekonomi maupun keterbatasan ilmu mengenai ban yang dimiliki pengendara.

Karena alasan tersebut diatas saya menulis sedikit untuk sharing kepada pengendara lain agar dalam mengemudikan kendaraannya tahu batasan yang dimiliki oleh ban yang digunakannya.
Sedikit Flashback, mungkin sudah banyak orang tahu bahwa ban (dengan bahan karet) yang sampai sekarang digunakan ditemukan oleh DUNLOP (John Boyd Dunlop) pada tahun 1888. Perkembangan ban sampai saat ini menyempurnakan hasil penemuan DUNLOP tersebut.

Struktur Ban

Struktur Ban Bias dan Ban Radial

Dari hasil pengembangan hingga saat ini struktur yang biasa digunakan oleh produsen ban adalah sbb:

1. Tread/Telapak Ban:
Tread/Telapak Ban adalah bagian dari ban yang kontak langsung dengan permukaaan jalan. Bahan yang digunakan tergantung dari utilitas kendaraan sehingga berpengaruh terhadap ketahanan ban, daya cengkeram dan juga dalam melakukan maneuver.
2. Steel Belts:
Menjaga kekokohan struktur ban dan juga menjaga keamanan dari benda-benda yang dapat menusuk permukaan ban.
3. Spiral Layer:
Lapisan ini berfungsi agar ban lebih tahan dan lebih mudah melakukan maneuver.
4. Shoulder:
Shoulder bagian yang paling tebal pada sebuah ban yang berfungsi melindungi ban dari guncangan maupun benda-benda berbahaya dari luar.
5. Sidewall:
Sidewall adalah bagian yang paling lentur pada sebuah ban. Faktor kenyamanan berkendara pada sebuah ban di dapat dari bagian ini.
6. Plycord:
Plycord adalah bagian utama sebuah ban yang melapisi bagian dalam pada sidewall dan juga bagian dalam telatak ban dari tekanan udara dari dalam ban, beban kendaraan dan juga goncangan dari luar.
7. Bead Filler:
Bead Filler lapisan pengisi yang membuat ban lebih tahan dan memudahkan kendaraan dalam melakukan maneuver.
8. Bead Wires:
Lapisan kawat yang berfungsi menahan ban tetap pada tempatnya pada velg/rim.
9. Chafer
Bagian yang melindungi plycord dibagian bead dari panas yang terjadi karena gesekan bagian bead dengan velg/rim.
Dari keseluruhan Struktur ban diatas yang paling banyak mempengaruhi ketahan, maneuverability dan juga factor keiritan bahan bakar adalah PLYCORD. Dari ban yang beredar sekarang struktur plycord dapat dibagi sebagai berikut:


1. Radial
Struktur lapisan Plycord pada Ban Radial dari Bead dalam Ke Bead luar saling tegak lurus.
Disamping lapisan plycord masih ada lapisan steel belts.
2. Bias
Lapisan untuk jenis ini plycord diletakkan secara diagonal secara bersilangan, tidak ada lapisan tambahan pada konstruksi Bias ini.

Diantara ban Radial dan ban Bias manakah yang lebih menguntungkan pengendara?

Secara umum ban radial lebih menguntungkan pengendara karena:
1. Lebih Safety, karena ban lebih menapak pada permukaan jalan (bisa dilihat pada grafik, video bisa dilihat di link berikut: http://www.bridgestone.co.in/tyre/tyreknowledge/tyrevideo.htm).
Karena lebih menapak pada permukaan jalan maka jarak pengeremanpun menjadi lebih pendek dan lebih cepat melakukan maneuver.



.
2. Penggunaan bahan bakar yang lebih irit

(table dari http://www.bridgestone.co.in)
.
3. Lebih kokoh karena adanya lapisan steel belts

Tube dan Tubeless

Disamping struktur plycord yang ada struktur ban juga dibagi lagi menjadi tipe yang menggunakan ban dalam (Tube Type) dan tipe yang tidak menggunakan ban dalam (Tubeless).
1. Tubeless
Ban tubeless mempunyai lapisan dalam (inner liner) yang lebih kuat dari pada ban yang menggunakan ban dalam
2. Tube Type
Tipe ban ini menggunakan ban dalam untuk dapat digunakan.
Kelebihan ban Tubeless :
1. Lebih aman. Gambar dibawah memperlihatkan kenapa ban tubeless lebih tahan bocor apabila ban terkena benda tajam

2. Lebih efisien dan ekonomis, efisien dalam konsumsi bahan bakar karena lebih ringan (tidak menggunakan ban dalam) lebih ekonomis karena tidak perlu membeli ban dalam.
3. Lebih dingin, karena tidak ada gesekan antara ban dalam dan ban luar pada saat terjadi “Rolling Resistance”
Banyak pertanyaan yang dilontarkan di milis-milis apakah aman ban yang menggunakan ban dalam dijadikan ban tubeless ataupun sebaliknya ban tubeless menggunakan ban dalam.
Mari kita bahas !:
Untuk alasan safety tidak dianjurkan ban tube dijadikan tubeless maupun ban tubeless menggunakan ban dalam.
1. Ban Tube dijadikan tubeless:
Perbedaan konstruksi ban Tube dan Tubeless bisa dilihat pada gambar berikut.

Pada gambar tersebut bisa dilihat bahwa ban tubeless mempunyai inner liner yang pada ban tube lapisan ini tidak ada sama sekali. Inner liner ini lebih membuat kaku bentuk ban sehingga walaupun ban kekurangan angin bentuk ban masih sesuai dengan bentuknya dan tetap menempel pada rim.
Apakah bisa digunakan ban tube menjadi tubeless?
Jawabannya bisa, namun untuk alasaan safety tidak dianjurkan karena jika ban kekurangan angin bisa menyebabkan kecelakaan yang fatal bagi pengendaranya.
2. Ban Tubeless menggunakan ban dalam
Karena alasan tertentu banyak juga yang menggunakan ban tubeless menggunakan ban dalam. Apakah aman?
Memang bisa ban tubeless menggunakan ban dalam, namun ini tidak dianjurkan dan tidak safety. Untuk penjelasannya bisa dilihat dalam gambar di bawah:

Pada saat kendaraan berjalan (F) ban membawa bobot kendaraan dan pengendara (W). saat pergerakan terjadi akan timbul “Rolling Resistance” (N) yang diakibatkan dari perubahan bentuk ban dan kondisi jalan yang digunakan. Semakin besar Rolling Resistance ini akan mengakibatkan panas yang lebih besar.
Hal inipun terjadi antara ban luar dan ban dalam yang digunakan, namun karena alasan ban tubeless mempunyai inner liner yang lebih kaku maka gesekan yang terjadi antara ban luar dan ban dalam lebih besar. Jika panas yang terjadi berlebihan maka ban dalam dapat meletus bisa fatal akibatnya

Kesimpulan:

Penggunaan ban tube dijadikan tubeless atau ban tubeless dengan menggunakan ban dalam jawabannya adalah bisa.
Namun penggunaan hanya dianjurkan untuk keadaan darurat, bukan untuk digunakan harian

Berapa ukuran ban maksimum

Ratio maksimum lebar bibir velg : lebar tapak ban dari berbagai sumber membatasi angka antara 0.5” s/d 0.58”
Contoh perhitungan :
Lebar bibir velg=1.85”
Lebar maksimum ban yang dianjurkan
= 1.85” / 0.58
= 3.189”
≈ 3.00 ~ 3.50”
Jadi Lebar ban (konversi ke satuan mm)
= 3.50” x 25.4mm
= 88.9mm
≈ 90.0mm; atau maksimum 100mm
Sebenarnya ukuran yang terlalu lebar maupun kekecilan bisa dilihat pada saat ban belum terpasang pada velg. Ban yang terlalu lebar akan terlihat lebih menggembung, sedangkan ban yang lebarnya terlalu kecil akan menyebabkan ban tidak rekat pada velg/rim

Membaca Kode Ban

1. Ukuran Ban

Ukuran ban biasa menggunakan ukuran METRIC dan ukuran INCH.
a. Ukuran Metric

80 / 90 – 17
80 = adalah lebar telapak ban dalam ukuran mm
90 = adalah prosentase tinggi ban yang dihitung dari lebar ban
Jadi tinggi ban = 120 x 90% = 72 mm
17 = Ring Velg yang digunakan
b. Ukuran Inch

275 – 17
275 = adalah lebar telapak dan tinggi ban dalam ukuran mm.
17 = Ring Velg yang digunakan

2. Tread Wear Factor


Indikator ke ausan ban. Jika ban sudah mencapai indicator ini ban sebaiknya lekas diganti

3. Tube/Tubeless


Type ban menggunakan ban dalam atau tubeless

4. Lot Number


Lot number produksi ban 2607 artinya ban diproduksi pada minggu ke 26 (2 digit pertama) pada tahun 2007 (2 digit terakhir)

5. Speed Symbol & Load Index


41P
41 = dilihat pada table pertama maksimum load yang disarankan 145kg
P = dilihat pada table 2 batas maksimum yang disarankan 150km/jam
.
Index Beban dan Kecepatan yang tertera bagi kendaraan roda dua

.
Index Beban dan Kecepatan yang tertera bagi kendaraan roda 4 atau Lebih

6. Rotation


Indikator arah berputar ban semestinya

7. Maximum Load


Maksimum load yang dianjurkan. 160kg beban maksimum dengan tekanan ban 33Psi pada kondisi dingin
Silahkan dibaca juga Ban isi Nitrogen (N2).
Semoga bermanfaat.
Sumber referensi:
1. http://www.bridgestone.co.in
2. http://bridgestone.com
3. http://www.hankooktyre.com.au
4. http://en.wikipedia.org
5. http://www.fdrtire.com
6. http://www.speedace.info

http://www.saft7.com/mengenal-seluk-beluk-ban-mobil-dan-motor/

Perpanjang Masa Pakai Accu


Special Thanks untuk kang Fajaradi dan milis Otomotif-L@yahoogroups.com
Accu (aki) mobil ataupun motor yang paling banyak digunakan adalah jenis accu basah. Accu basah yang dimaksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai berada di bawah Level Minimumnya karena akan merusak sel accu itu sendiri.

Umur pakai accu jenis ini berkisar sekitar 1.5-2.5 tahun tergantung kondisi mobil/motor yang menggunakannya.
Suatu accu mulai rusak ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik atau tegangan (voltase) nya turun dari yang seharusnya. Biasanya ditandai dengan bunyi klakson tidak selantang biasanya, lampu tidak seterang biasanya, waktu starter mesin jadi lebih panjang.. bahkan lebih parah adalah tidak bisa starter mesin. Bahasa paling umum adalah “Aki Soak”.
Baik tidaknya kondisi accu bisa diukur dengan alat tes accu khusus, seperti simulasi pembebanan pada accu kemudian terukur seberapa kuat accu tersebut.


Alat tes yang lebih bagus lagi yang banyak digunakan oleh toko penjual accu seperti ini

Selain di tes dengan pembebanan arus, baik tidak accu juga dipengaruhi oleh kualitas air accu itu sendiri yang bisa diukur dengan Battery Hydrometer. Alat ini wajib bagi toko atau tukang service accu. Jika kita ingin mempunyai alat ini bisa saja.. ga ada ruginya.. karena bisa mengontrol kondisi ‘kesehatan’ air accu. Harganya berkisar mulai dari 25ribu rupiah. (tidak mahal, khan?)

Cara penggunaannya sangat sederhana, yaitu dengan menyedot air accu, kemudian melihat bandul penunjuknya memperlihatkan kondisi apa.


Jika permukaan air accu berada pada bidang Hijau, berarti kondisi air accu sangat baik.

Jika permukaan air accu berada pada bidang Putih, berarti kondisi air accu juga masih baik.

Jika permukaan air accu berada pada bidang Merah, berarti kondisi air accu butuh di recharge, atau sekaligus bisa juga menunjukkan ada masalah charging pada alternator (alternator bermasalah/rusak).

Perpanjang Masa Pakai Accu…

Seiring dengan masa/usia pakai accu basah pada kendaraan, lembar cell accu akan terlapis oleh deposit Sulfat. Semakin tebal deposit sulfat ini membuat accu semakin rendah performanya. Hingga saking tebalnya deposit tadi.. akhirnya membuat accu benar-benar mati / soak, tidak bisa diisi (recharge) lagi. Umumnya .. solusinya adalah harus mengganti dengan accu baru.
Kita bisa membuat langkah alternatif untuk memperpanjang masa pakai accu basah pada mobil atau motor kita.
Banyak informasi yang di dapat di Internet tentang bubuk EDTA ( ethylenediamine tetraacetic ) . Bubuk EDTA sendiri umumnya sering digunakan untuk pengawet makanan. Namun karena penggunaannya ternyata juga bermanfaat untuk merontokkan deposit sulfat pada cell accu, dibuat EDTA yang lebih khusus dengan kode Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) . Pada beberapa toko kimia menyebutnya sebagai “EDTA Teknis“. Saya mendapatkannya dengan harga 33ribu/kg.
Menurut pengalaman teman-teman dan referensi di Internet, khasiat Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) ini bisa membuat accu menjadi segar kembali, dan jika rutin menggunakan Na4-EDTA setiap bulannya, dapat membuat masa pakai accu bisa mencapai 2-3 kali lebih lama.. atau sekitar hingga 4-5 tahun!
Tentunya ini adalah solusi murah, hemat dan tepat guna.

Mari ber-EDTA…

Kita persiapkan terlebih dahulu adalah:
1. Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) atau (EDTA Teknis)
2. Air Destilasi (Air Aquadest), saya menggunakan air accu botol BIRU. (bukan air accu zuur!)
3. Sendok Teh
4. Gelas
5. Battery Hydrometer
6. Lap untuk bersih-bersih.

Sebelum membuat ‘vitamin’, lihat dulu kira-kira seberapa banyak diperlukan untuk menambahkannya pada accu, sehingga tidak mubazir jika berlebih.
Pastikan komposisinya terjaga:
Untuk ritual perawatan rutin accu, Siapkan 2-3 sendok teh Na4-EDTA untuk 1 liter air Aquadest
Untuk accu yang sudah soak, siapkan 4-6 sendok teh Na-EDTA untuk 1 liter air Aquadest


Na4-EDTA harus diaduk larut dengan air accu, untuk itu agar mudah, pengadukan dilakukan di luar accu.

Setelah semua siap, mari kita mendekati accu yang akan kita kasih ‘vitamin’ ini.
Setiap lubang / cell, kita lihat kondisinya dengan Hydrometer, saya menemukan ukuran yang berbeda-beda untuk tiap cell.
Cell yang terlihat lebih dekat ke ‘merah’ memerlukan ‘vitamin’ lebih banyak ketimbang Cell yang sehat (hijau).
Tapi tiap Cell tetap perlu dituangkan ‘vitamin’ setiap bulannya agar deposit sulfat bisa dirontokkan, sehingga performa accu tetap prima.

Tentunya juga.. jika air accu kurang dari level yang dianjurkan, segera tambahkan juga dengan air accu berbotol BIRU.
– www.saft7.com –
Wah ternyata rekan saya ada yang accu motornya soak.
Ketika diukur, ternyata menunjukkan voltase dibawah 1 volt!

Nah segeralah accu basah motor ini di-EDTA kan..

Untuk accu yang soak, setelah ditambahkan ‘vitamin’ tersebut, memerlukan ReCharging (di charge ulang). Dan untuk perawatan bulanan, kendaraan digunakan seperti biasa saja.
Motor yang accu nya soak sedang di ReCharging… perlahan-lahan nilai voltase accu berangsur naik.

CATATAN:
Tips ini hanya untuk accu berjenis Accu Basah, dengan ciri-ciri ada baut untuk mengisi air accu pada tiap Cell nya. 6 baut Cell untuk accu 12volt, dan 3 baut Cell untuk accu 6volt.
Accu jenis MF (Maintenance Free) tidak dapat memanfaatkan tips ini, karena konstruksi MF tidak memungkinkan kita menambahkan air accu kecuali dengan cara khusus (misalnya dengan cara disuntik, dsb).
Accu jenis Gell atau Spiral Gel juga tidak dapat memanfaatkan tips ini.
Tidak semua accu basah yang soak bisa di’hidup’kan kembali karena beberapa sebab, antara lain korslet (short circuit) di dalam Cell, Cell sudah rusak parah, dsb.

Semoga bermanfaat, Salam hemat!
Sumber referensi:
What is EDTA
What is Lead Acid Battery
Lead-Acid Battery Information
Some Technical Details on Lead Acid Batteries
EDTA Restores Sulfated Batteries
EDTA Restores Sulfated Lead Acid Batteries
http://www.saft7.com/perpanjang-masa-pakai-accu/

Memilih Accu


Kadang kita dibingungkan oleh pilihan tipe / model accu untuk kendaraan kita saat accu perlu diganti yang baru. Ada beberapa macam tipe/model, seperti Accu Basah, Accu MF, Accu Kering, Accu Calcium, dsb. Melalui artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan satu persatu sehingga kita dapat memilih accu yang sesuai / diinginkan.

.
[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

ACCU BASAH (Antimonial Battery)

Adalah accu yang paling banyak digunakan pada kendaraan hingga saat ini. Accu ini berisi air accu (cairan asam belerang / sulfuric acid). Pada accu basah, terdapat lubang dengan tutup yang dapat dibuka-tutup untuk menambah air accu. Air accu dapat berkurang saat accu digunakan. Hal ini terjadi karena reaksi kimia di dalam accu antara air accu dengan sel accu.

Keuntungan menggunakan Accu Basah:

  • Dapat menggunakan ‘vitamin accu’ berupa tablet yang dijual di toko asesoris atau larutan EDTA, untuk memperpanjang usia pakai accu tersebut.
  • Harga relatif lebih murah dibandingkan jenis accu yang lain.
  • Kekurangan Accu Basah:

  • Wajib memeriksa ketinggian air accu secara berkala, jika air accu berada di bawah level LOW, dapat merusak sel accu.
  • Memiliki tingkat Self-Discharge paling besar (0.8-1.0% volume/day)
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    ACCU HYBRID (Hybrid Battery)

    Accu Hybrid, hampir sama dengan Accu Basah. Perbedaannya terletak pada material pada komponen sel/lempengan grid. Accu Hybrid menggunakan Low-Antimonial pada lempengan grid (+) dan Calcium pada lempengan grid (-).
    Keuntungan Accu Hybrid:

  • Relatif lebih baik dengan Accu Basah (Antimonial Battery).
  • Kekurangan Accu Hybrid

  • Memiliki tingkat Self-Discharge yang besar (0.5-0.6% volume/day)
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
    .

    ACCU KALSIUM (Calcium Battery)

    Adalah accu yang menggunakan Calcium pada lempengan grid (+) dan (-).

    Keuntungan Accu Kalsium:

  • Mempunyai performance yang baik dibanding accu Antimonial dan Hybrid di atas.
  • Mempunyai daya tahan / usia pakai yang baik. (tahan lama).
  • Tingkat Self-Discharge paling kecil (0.1-0.2% (volume/day)
  • Kekurangan Accu Kalsium:

  • Relatif lebih mahal
  • [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    ACCU MAINTENANCE FREE (MF)

    yang dimaksud dengan Accu MF, adalah suatu produk accu yang menggunakan desain khusus sehingga dapat menekan penguapan air accu. Dengan demikian tidak diperlukan penambahan ulang air accu.

    Accu MF dapat berupa Accu Hybrid maupun Accu Calcium.



    Keuntungan Accu MF:

  • Tidak diperlukan pengisian air accu
  • .
    [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

    ACCU SEALED

    Adalah accu yang menggunakan Calcium pada lempengan grid (+) dan (-), dengan penyekat berupa jaring (mat) yang menyerap cairan elektrolit (umumnya berupa gel), dengan kemasan accu yang tertutup rapat (disegel). Ketika terjadi penguapan/gas, akan diserap oleh mat tersebut, sehingga tidak terjadi pengurangan jumlah cairan elektrolit. Accu ini sering disebut Accu Kering.

    Keuntungan Accu Sealed:

  • Bebas perawatan (maintenance free)
  • Performa kerja yang baik.
  • Kekurangan Accu Sealed:

  • Harga sangat mahal
  • Tidak tahan ditempatkan pada suhu tinggi
  • .
    [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
    .

    SALAH KAPRAH : ACCU KERING dan MF

    Sering terjadi salah kaprah antara accu kering dan accu Maintenance Free (MF).
    Accu MF berisi cairan elektrolit yang sama persis dengan accu basah. Hanya saja kemasannya dibuat tertutup, tidak ada lubang pengisian air accu. Mirip dengan Accu Kering (Accu Sealed). Sedangkan Accu Sealed menggunakan cairan Gel (kental) di dalamnya.
    Perbedaan harga antara Accu MF dengan Accu Sealed cukup besar. Accu Sealed jauh lebih mahal dibanding Accu MF.

    KESIMPULAN:


  • Jika accu ditempatkan di ruang mesin tanpa sekat anti panas, sebaiknya tidak gunakan accu jenis Sealed / Gel karena accu ini tidak tahan suhu tinggi.
  • Accu Calcium sangat baik performanya.
  • Accu Calcium mempunyai tingkat Self-Discharge paling kecil
  • Pilih Accu sesuai kode yang disarankan pabrik mobil atau pilih kode yang sama dengan accu sebelumnya, contoh: NS70
  • Pilih Accu yang bergaransi panjang (satu tahun atau lebih), rusak langsung tukar baru
  • Hati-hati banyak accu palsu
  • Sebaiknya periksa kondisi accu secara berkala ke bengkel/toko accu dengan alat khusus

  • .
    .
    [ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]
    Sumber Referensi:
    Buku Panduan Aki Mobil – Accu Panasonic
    www.optimabatteries.com
    http://www.saft7.com/memilih-accu/